Satu-satunya Kesempatan


Setelah liburan sekitar 3 bulan lebih di Indonesia. Saya sekarang berhadapan dengan tumpukan buku diktat yang harus dikuasai dalam waktu 3 minggu. Semua berbahasa Arab dan semua memerlukan hafalan luar kepala. Beberapa pelajaran berisikan sya'ir, dan kebanyakan berisikan sejarah, yang merupakan jurusan saya di Al-Azhar.

Setelah sebelumnya mendapat kesempatan menjadi salah satu ketua di IKPM Kairo, dan tinggal di sekretariat, sekarang saya sudah turun jabatan dan tinggal di kontrakan biasa, dan kali ini masih bersama alumni-alumni gontor yang kebanyakan sudah lebih senior. Kami di rumah sederhana ini tinggal bersepuluh. Sebagian sudah lulus S1 dan sedang menempuh S2, dan sebagian lagi masih S1. Setiap kamar dihuni oleh sekitar 2 orang. Oh, iya di rumahku juga ada orang Mesir. Namanya Muhsin, Muhsin sudah tinggal di rumah ini sejak 3 tahun lalu.

Ujian merupakan satu-satunya ajang bagi kami untuk mengeluarkan segenap kemampuan puncak. Karena hidup kami setahun ke depan ditentukan oleh ujian yang berlangsung sekitar 3 minggu ini.

Di S1 al-Azhar, ada 4 tingkat. Mahasiswa yang telah lulus ujian, akan naik tingkat setiap tahunnya. Kalau kami gagal dalam 3 mata pelajaran atau lebih, maka kami harus siap mengulang pelajaran itu selama satu tahun ke depan. Kalau kami gagal dalam dua pelajaran saja, kami masih bisa lulus ke tingkat selanjutnya.

Dan karena di al-Azhar tidak ada tugas, hampir (sama sekali) tidak ada absen, dan kebanyakan dosen tidak hafal nama siswanya (karena jumlahnya yang banyak), maka sekali lagi, dalam ujian inilah kami mempertaruhkan semuanya, mengeluarkan kemampuan kami seluruhnya, karena dengan ujian kami bisa mendapat kehormatan dengan naik tingkat, atau menerima kehinaan setahun penuh dengan tidak naik tingkat. seperti yang selalu di ulang-ulang di Pondok Modern dulu:
 "dengan ujian, seseorang dimuliakan, atau dihinakan"

Dan inilah satu-satunya kesempatan kami, untuk menentukan masa depan kami!
Share on Google Plus

About izdiyan muttaqin

Saya adalah seorang pengajar, pembelajar, dan wiraswasta yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan motivasi, sejarah, ilmu keislaman, dan Bahasa Arab "anda bisa menghubungi saya" di presiden.izdiyan@gmail.com.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 comments:

  1. hehe, keren2 yan, :) nt mula istiqomah nulis kyna

    BalasHapus
  2. hehehehe, ya..., sambil2 ngisi kekosongan wan

    BalasHapus
  3. sepertinya ana kenal kamar ini, hehe, kirim salam sama penghuni satunya :D

    BalasHapus
  4. hahaha... iya har..., sekamar ama ismail sekarang ane

    BalasHapus