Bagaimanakah dunia ini tercipta?



Bagaimanakah dunia ini tercipta? Teori yang paling popular dan banyak dipercaya sekarang ini mengatakan bahwa dunia dengan segala bintang-bintang dan udaranya muncul dari hasil ledakan besar yang sering disebut “Big Bang”. Teori ini mengatakan bahwa dulunya dunia ini benar-benar kosong, tidak ada planet-planet, tidak ada matahari, tidak ada udara, tidak ada langit, tidak ada bumi, tidak ada makhluk hidup. Kemudian terjadi sebuah ledakan besar yang kemudian dari ledakan itu muncul asap dan udara yang kemudian menggumpal dan mendingin hingga terbentuklah bumi, bulan, matahari dan bintang-bintang.
             
 Saya pribadi setuju dengan pendapat ini, sebagaimana tertulis jelas juga dalam al-Qur’an, bahwasanya dunia dan seisinya ini dahulu kala adalah satu kesatuan kemudian dipecah hingga muncullah alam semesta dengan segala isinya.
{أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقاً فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ } الانبياء 31-32 
"apakah orang-orang kafir itu tidak melihat bahwa langit dan bumi dahulu adalah satu kemudian kami pisahkan keduanya, dan dari air segala sesuatu kami jadikan hidup, apakah mereka tidak beriman?"

Penciptaan dunia memang merupakan suatu masalah yang belum bisa dicapai oleh oleh akal manusia. Kecuali jika mungkin di masa depan manusia mampu membuat mesin waktu dan akhirnya bisa melihat langsung bagaimanakah proses pertama kali Tuhan menciptaan alam raya dengan segala isinya. Kejadiaannya memang tidak meninggalkan saksi hidup, maka teori-teori yang keluar sebenarnya belum memiliki bukti yang 100% pasti benar.

                Dalam urusan-urusan yang tidak mampu dicapai oleh akal dan kemampuan manusia seperti apa yang terjadi di masa sangat lampau atau apa yang terjadi setelah kematian, manusia merujuk kepada agama. Agama inilah yang diturunkan oleh Sang Pencipta guna memenuhi kebutuhan manusia akan informasi tentang masa lampau dan masa depan. Manusia mungkin tidak puas dengan informasi yang diberian oleh agama, namun manusia akhirnya harus menyadari bahwa informasi yang diberikan oleh agama, dalam hal ini saya khususkan agama islam, adalah informasi yang begitu lengkap dan mampu menenangkan rasa penasaran manusia yang tidak ada habisnya.

                Dalam menjelaskan masalah penciptaan dunia, Ulama-ulama muslim mampu menjelaskan penciptaannya dengan detail dengan berdasarkan pada data-data yang dipaparkan al-Qur’an, dan kitab-kitab sebelumnya.

Pembelajaran saya dari buku Sejarah Para Nabi yang diwajibkan bagi para mahasiswa jurusan sejarah di Universitas al-Azhar menjelaskan dengan gamblang bahwa dahulu kala dunia ini kosong, dan tidak ada apa pun di dunia ini. Kemudian Allah menciptakan qolam. Qolam adalah sebuah kata berBahasa Arab yang bermakna pulpen. Kemudian Allah menyuruh sang pulpen ini untuk menulis. Tatkala sang pulpen bertanya, “Apa yang aku tulis?”, Allah menjawab “Taqdir”. Kemudian Allah menciptakan udara, dan dari udara itu terciptalah bumi bintang, dan dalam waktu 6 hari dunia dan seisinya telah tercipta di dunia. Kapankah Penciptaan langit dan bumi itu? Tanggal, hari dan tahun resminya tidak diketahui.

Setelah dunia dengan segala isinya tercipta Allah kemudian menyiapkan seorang penghuni baru untuk dunia. Ciptaan baru yang terbuat dari tanah, yang akan memamurkan bumi dengan segala isinya ciptaan itu adalah: manusia. Manusia adalah makhluk keluaran terbaru hasil kreasi Allah SWT. Makhluk ini diciptakan dari bahan dasar tanah.


Share on Google Plus

About izdiyan muttaqin

Saya adalah seorang pengajar, pembelajar, dan wiraswasta yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan motivasi, sejarah, ilmu keislaman, dan Bahasa Arab "anda bisa menghubungi saya" di presiden.izdiyan@gmail.com.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. ustadz, ana punya buku sains Al quran dan juga punya buku Buku Pintar Sains Dalam Al-Quran "Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah" karya ibu Dr. Nadiah Thayyarah. mungkin bisa djadikan salah satu referensi tentang hal ini ustadz.
    atau juga bisa buku nya ustadz Dzakir Naik. alumnus mumbay university.

    BalasHapus