Konferensi Pelajar Asean di Mesir 2013


Akhirnya acara tersebut terlaksana. Acara konferensi internasional pelajar ASEAN di Mesir ini terselenggara pada tanggal 31 Maret 2013 di ruang pertemuan Darul Hasan milik Kekeluargaan Mahasiswa Jambi. Banyak suka duka yang mewarnai pertemuan ini terutama bagi saya sebagai ketua panitia.

Menjadi panitia memang memakan tenaga, pikiran, dan tentu saja uang pribadi juga sering terpakai untuk operasional kepanitiaan atau pun untuk transportasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Namun tentu saja ada rasa bahagia dan tenang ketika kepanitiaan yang merupakan amanat dan tanggung jawab yang diberikan ke pundak kita itu bisa kita tunaikan tepat waktu dan dalam bentuk yang terbaik yang kita bisa.

Pertemuan pada hari itu berawal dari tanggal 12 Maret 2013. Setelah sebelumnya Presiden PPMI Jamil Abdul Latief memberikan tugas kepanitiaan acara perkumpulan pelajar asean ini, saya kemudian diberi sejumlah nomor kontak ketua-ketua pelajar Negara Asean yang ada di Mesir untuk diundang ke perkumpulan yang akan di adakan di ruang pertemuan Perpustakaan Mahasiswa Indonesia di Kairo. Namun ternyata menghubungi orang-orang penting memang tidak mudah. Beberapa kali tidak diangkat, sebagian muglaq atau tidak aktif, dan bahkan ada satu nomor yang malah tersambung ke orang Mesir.

Pada awalnya saya merasa agak bingung masalah Bahasa yang akan saya gunakan ketika menelepon. Akhirnya untuk menyamakan, saya menggunakan Bahasa Arab standar ketika menelepon ketua-ketua pelajar tersebut. Kecuali ketika menelepon orang-orang rumpun melayu seperti Malaysia dan Singapura, mereka cukup paham bila saya berbicara Bahasa Indonesia. Bahkan saya pun kaget ketika Ketua Pelajar Thailand di Mesir, Ust. Yahya tiba-tiba menelepon saya dan menggunakan Bahasa Melayu, sebelumnya saya pikir dia tidak bisa berbahasa melayu, tapi ternyata di Thailand beberapa sekolah bahkan mempelajari Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah mereka sebagaimana mereka mempelajari Bahasa Inggris.

Singkat cerita akhirnya pertemuan pertama bisa berlangsung pada tanggal 12 Maret 2013. Dan dari sanalah ide tentang acara perkumpulan pelajar ASEAN yang akan dilangsungkan tanggal 30 - 31 Maret ini digulirkan dan mendapat respon yang cukup positif dari ketua-ketua pelajar atau pun perwakilannya. Perwakilan dari pelajar Malaysia setuju, perwakilan dari Pelajar Thailand setuju, perwakilan dari Pelajar Filipina setuju, perwakilan dari pelajar Indonesia tentu saja setuju karena memang idenya dari mereka, dan perwakilan Pelajar Singapura terlihat kurang setuju karena tanggal 30 Maret mereka akan mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Singapura di Al-Azhar Convention Center, dan beberapa negara yang lain seperti Cambodia, Brunei Darussalam, Vietnam, dan Myanmar tidak bisa dihubungi.


Sebelum Konferensi berlangsung pertemuan diadakan 3 kali. 2 kali di Markas Pelajar Indonesia, dan 1 kali di Markas Pelajar Filipina, dan alhamdulillah, semua nomor kontak yang ada pada saya saat itu sudah berhasil kita hubungi, kecuali Myanmar dan Laos yang memang saya sendiri tidak tahu pasti apakah mereka memiliki pelajar yang sedang belajar di Mesir, dan kalau pun ada tentu saja jumlahnya sangat sedikit, walaupun kawan kami orang Kamboja memangatakan bahwa mereka punya seorang kawan asal Myanmar, tapi dia sendiri tidak mempunyai nomor kontaknya


Alhamdulillah hingga akhir kepanitiaan ada 8 negara yang bersedia terlibat setelah mundurnya Brunei dari acara ini karena mendapat larangan dari Kedutaan Besar mereka di Mesir. Dan negara-negara yang ikut berpartisipasi antara lain: Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Cambodia, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste. Panitia walaupun dengan banyak kekurangan berhasil melangsungkan pertemuan dan konferensi yang cukup layak dan lancar. Dan mendapat respon positif maupun negatif dari para undangan, dan yang paling penting, saya mendapat banyak kawan baru dari berbagai Negara Asean, dan mendapatkan pelajaran berharga tentang bagaimana mengatur acara, mengatur waktu, maupun mengatur tenaga untuk mensuksekan suatu target bersama.

Share on Google Plus

About izdiyan muttaqin

Saya adalah seorang pengajar, pembelajar, dan wiraswasta yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan motivasi, sejarah, ilmu keislaman, dan Bahasa Arab "anda bisa menghubungi saya" di presiden.izdiyan@gmail.com.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar