waktu lebih mahal dari EMAS



الوقت أثمن من الذهب

waktu lebih mahal dari EMAS

sebuah pepatah arab yang sudah sering kita dengar. Dalam kehidupan sehari-hari kita  
juga sering mendengar
orang berkata, time is money. pepatah ini justru mengatakan time is more valuable than money. justru waktu lebih berharga dari uang ataupun emas. karena itulah sesungguhnya waktu yang tidak digunakan dengan bijak adalah juga merupakan kesia-siaan yang merugikan kita. dan karena waktu lebih berharga dari emas, maka kita juga sesungguhnya bisa menginvestasikannya atau pun menabungnya. dengan cara apa? mungkin salah satunya dengan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan penting yang seharusnya kita selesaikan, atau pun menggunakan waktu kita untuk mempelajari ilmu baru, pengetahuan baru yang suatu nantinya kita perlukan untuk kehidupan kita di masa yang akan datang.

Rasulullah SAW mengatakan dalam khotbahnya yang artinya "maka hendaknya seseorang mengambil dari dirinya untuk dirinya, dan dari dunianya untuk akhiratnya, dan dari masa mudanya sebelum masa tuanya"

Dan jauh-jauh hari Allah juga sudah berpesan
dalam surat al-Ashr, sesungguhnya manusia kerugian melainkan yang beriman dan .yang beramal sholeh dan yang saling menasihati dengan kebenaran dan kesabaran

apa pun yang terjadi waktu kita harus digunakan karena waktu berputar terus, dan tentunya penggunaannya harus direncanakan dengan baik dan bijak. Masa muda adalah masa yang berapi-api, seperti kata roma irama, di masa muda kita memiliki waktu luang yang banyak, dan menghadapi godaan hawa nafsu yang sangat berat. Anak muda tidak bisa tidak harus menyibukkan dirinya, dan berusaha menjauhkan diri dari kekosongan, pepatah arab mengatakan: "sesungguhnya masa muda, kekosongan, dan fasilitas adalah kerusakan bagi seseorang". Maka dari itu kekosongan, tidak punya tujuan, tidak punya aktifitas yang produktif harus sebisa mungkin kita hindari agar kita tidak terperosok ke dalam kegiatan-kegiatan yang akhirnya merusak kehidupan kita.

Waktu lebih berharga daripada emas, maka barangsiapa yang mampu menggunakannya dengan baik, menginvestasikannya dengan bijak, konsekwen dan berkelanjutan akan mendapatkan kemuliaan, kekayaan, kemakmuran, dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Lalu apa yang harusnya kita kerjakan ketika kita kosong? insya Allah akan kita coba bahas di kesempatan yang akan datang.

Share on Google Plus

About izdiyan muttaqin

Saya adalah seorang pengajar, pembelajar, dan wiraswasta yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan motivasi, sejarah, ilmu keislaman, dan Bahasa Arab "anda bisa menghubungi saya" di presiden.izdiyan@gmail.com.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar